Thursday, February 28, 2008

Fakta Tentang United Airlines

Insiden penyeretan seorang penumpang keturunan Asia di United Airlines memicu kemarahan banyak orang. Video yang diunggah ke dunia maya dan menjadi heboh karena memperlihatkan seorang penumpang yang ditarik secara paksa dari kursinya lalu diseret sepanjang gang kabin penumpang. Insiden pengusiran penumpang secara paksa ini ramai dibahas dan telah menuai banyak kecaman. Bahkan pihak Gedung Putih pun ikut mengomentar akan insiden tersebut.

Kejadian yang sempat direkam oleh Audra Bridges, seorang penumpang di penerbangan tersebut, telah jutaan kali tersebar dan foto penumpang yang berdarah itu juga menyebar dengan sangat cepat. Pada hari itu (9/4/2017), penerbangan United Airlines ke Lousville dari Chicago tersebut penuh dan oleh karena itu mereka memutuskan untuk mengeluarkan empat penumpang agar empat karyawan mereka bisa ikut dalam penerbangan.

kasus insiden penyeretan penumpang pesawat

Awalnya, jika ada empat orang turun secara sukarela maka United akan memberikan kompensasi uang berikut penginapan di hotel, tetapi tak ada seorangpun yang mau oleh karena itu mereka akan secara acak memilih keempat orang ini. Dr. David Dao, salah satu penumpang yang terpilih tetap saja menolak untuk turun dengan alasan dia harus merawat pasien di tempat tujuan.

Petugas keamanan bandara kemudian dipanggil untuk menurunkan dokter ini. Salah satu kesalahan terbesar yang harus ditanggung oleh pihak maskapai ini adalah mereka menurunkannya secara kasar, menyeretnya, dan bahkan sampai terluka dengan wajah berdarah-darah. Saat ditarik dari kursi, kepala penumpang tersebut nampaknya terbentur ke sandaran tangan di kursi.

Praktik menjual tiket melebihi kapasitas kursi pesawat (overbook) memang lazim diterapkan oleh maskapai. Pada Hari-H penerbangan, penumpang seringkali terlambat atau tidak muncul dengan alasan tertentu. Namun kasus yang terjadi dalam penerbangan 3411 United Airlines ini sebenarnya bukan overbooked, melainkan extracrew (atau kru tambahan) secara mandadak diperlukan untuk diterbangkan ke Lousville.

kejadian pengusiran penumpang united airlines

Seperti dilaporkan The Guardian pada 12 April 2017, penumpang yang diseret sampai terluka itu ternyata warga AS keturunan Vietnam yang bernama David Dao usia 69 tahun dan berprofesi sebagai dokter di Kota Elizabethtown, Kentucky. Pria ini bermigrasi ke AS setelah menamatkan sekolah kedokteran di Vietnam. Menurut pengacaranya David Dao, Thomas Demetrio, Dao mengalami gegar otak akibat diseret paksa dari pesawat, patah hidung, sinus, copot dua gigi depan, dan akan segera menjalani operasi.

Bos Maskapai penerbangan Amerika Serikat United Airlines Oscar Munoz akhirnya memutuskan untuk menemui pejabat konsulat China di Chicago untuk membahas insiden penyeretan penumpang. Pasalnya, rakyat China mengecam insiden itu dan akan memboikot maskapai karena dikira penumpang yang diseret adalah keturunan China.

United Airlines memiliki hubungan erat dalam bisnis dengan China di mana sekitar 20% lalu lintas China-AS ditangani oleh maskapai tersebut. Mereka menjadwalkan penerbangan nonstop ke Shanghai, Beijing, Hangzhou maupun kota kota lain di Tiongkok setiap harinya.

Selain kejadian penyeretan penumpang, kisah tidak menyenangkan juga terjadi di United Airlines yaitu seorang lelaki Kanada yang mengatakan ia disengat oleh seekor kalajengking yang berukuran sekitar 3 cm berwarna seperti madu ketika travel di business class.

Richard Bell mengatakan kalajengking tersebut jatuh dari bin ke kepalanya saat makan siang pada perjalanan dari Houston, Texas ke Calgary di Kanada. Setelah menjatuhkannya di atas piring, ia disengat. United telah menawarkan kompensasi. Kejadian ini terjadi pada hari Minggu, hari yang sama dengan peristiwa penyeretan penumpang yang sangat hebo dibicarakan oleh para netizens (9/4/2017).

Juru bicara United Airlines Charles Hobart mengatakan kepada CNBC bahwa saat itu kru kabin langsung berkonsultasi dengan dokter di darat sebelum akhirnya tim medis naik ke dalam kabin memberikan pertolongan tidak lama setelah mendarat di Calgary, Kanada.

Berikut sedikit fakta-fakta menarik lainnya tentang United Airlines:

maskapai penerbangan ketiga terbesar

  • United Airline adalah maskapai yang mempekerjakan pramugari pertama (di tahun 1930) bernama Ellen Church, seorang perawat berusia 25 tahun. Sebelumnya, flight attendant semuanya adalah laki-laki. Pria yang bekerja sebagai flight attendant di United mulai beroperasi pada tahun 1950 dalam penerbangan antara US dan Hawaii.
  • United merupakan maskapai terbesar ketiga dengan beberapa ukuran, termasuk pendapatan ($ 36.5bn) dan fleet size (738 aircraft). United juga merupakan nama merek penerbangan ketiga paling berharga, menurut sebuah laporan baru-baru ini.
  • Dalam persyaratan fisik untuk awak kabin, United tidak mengizinkan kumis lebih panjang dari ¼ inci di bawah sisi mulut. Panjang kuku juga tidak boleh lebih panjang dari ½ inci diukur dari ujung jari dan harus sama panjang dan bentuk.
  • Seorang pilot maskapai United Airlines juga pernah meminta keluarga Muslim yang terdiri dari 5 orang untuk turun dari pesawatnya sebelum lepas landas dengan alasan keamanan. Kejadian ini sempat direkam oleh Shebley yang memperlihatkan pilot dan pramugari meminta mereka untuk turun. Ketika ditanya apakah ini soal diskriminasi, pilot itu hanya menjawab demi keamanan dan tidak menjelaskan lebih lanjut.
pengusiran muslim di pesawat

No comments:

Post a Comment