Sunday, February 7, 2010

Cara Menggunakan Dua Router Pada Satu Jaringan

Kita bisa menggunakan dua router dalam sebuah jaringan internet. Kita juga bisa menciptakan satu nama untuk sebuah jaringan yang terdiri dari dua router sehingga perangkat lain bisa terhubung ke router yang memiliki sinyal terkuat.

Banyak router model terbaru dilengkapi dengan fitur WDS atau Wireless Distributed Services untuk menciptakan beberapa Access Point pada sebuah jaringan dengan nama yang sama.

Apa itu Wireless Distribution System (WDS)?

Wireless distribution system adalah metode interkoneksi akses point (AP) dalam jaringan area lokal nirkabel (WLAN), ini berarti bahwa mereka tidak memerlukan kabel untuk menghubungkan satu dengan yang lain.

Penggunaan paling umum dari sistem distribusi nirkabel ini adalah untuk menjembatani WLAN mencakup dua bangunan. Yang paling sederhana WDS terdiri dari dua akses point (titik akses) yang dikonfigurasi untuk mengirim pesan satu sama lain secara wireless.

Dalam sistem distribusi kabel, AP (access point/ titik akses) biasanya terhubung melalui switch Ethernet.

jaringan kabel titik akses switch

Jika router Anda tidak memiliki fitur WDS Anda dapat secara manual membuat WDS dengan langkah-langkah sederhana seperti berikut.

Router 1
  • Lakukan setting pada router ini seperti biasa. Dalam pengaturan keamanan nirkabel router, nonaktifkan Automatic Channel Selection (seleksi otomatis Channel) dan secara manual setel channelnya ke 3.
Router 2
konfigurasi dua router perangkat nirkabel
  • Biasanya router ini harus dihubungkan ke router utama dengan kabel. Anda bisa menggunakan Wireless Bridge atau kabel biasa untuk ini.
  • Wireless Bridge menghubungkan dua jaringan berkabel menggunakan Wi-Fi. Wireless Bridge ini berperan sebagai klien, melogin ke router utama untuk memperoleh internet dan menyalurkan ke perangkat yang terhubung ke Lan Jack miliknya.
  • Nonaktifkan server DHCP pada router ini untuk mencegah konflik IP atau masalah konfigurasi jaringan dan biarkan hanya Router 1 yang mengelola jaringan.
  • Rubah secara manual Alamat IP dari router ini ke 1 angka lebih tinggi dari router utama, misalnya jika IP router utama Anda adalah 192.168.1.1, maka rubah IP router ini ke 192.168.1.2.
  • Jadikan alamat IP router pertama sebagai Internet Gateway pada router kedua.
  • Hubungkan dua router menggunakan koneksi kabel dari port 1-4 di router 1 ke port 1-4 di router 2. Anda dapat menggunakan Wireless Media Bridge atau Powerline Ethernet Kit untuk membuat sambungan ini. Jangan menggunakan port WAN pada router 2 ini.
  • Dalam setting keamanan nirkabel pada router ini, nonaktifkan Automatic Channel selection dan rubah channelnya ke 8 secara manual - atau ke channel lain yg tidak digunakan oleh router utama atau router lain pada jaringan ini (karena banyak jaringan yang luas menggunakan lebih dari dua router).
  • Pastikan setelan di wireless security pada router ke 2 dan ke 1 itu sama, agar kedua access point identik dan bisa bekerja secara harmoni.

No comments:

Post a Comment