Berdasarkan terminologi pemeriksaan mata standar, **"tidak terkoreksi 0,6 f2"** (uncorrected 0.6 f2) menunjukkan bahwa penglihatan seseorang tanpa kacamata atau lensa kontak sedikit di bawah standar, dan kemungkinan mengukur jenis kesalahan refraksi ringan dan spesifik (f2 kemungkinan mengacu pada metrik fokus atau silinder tertentu, sering terkait dengan astigmatisme ringan).
Berikut adalah penjelasan tentang apa artinya:
- Uncorrected (Tidak terkoreksi): Anda tidak mengenakan kacamata atau lensa kontak selama tes, mengukur penglihatan alami Anda.
- Ketajaman Visual 0,6 (Skala Desimal): Dalam banyak sistem internasional, 1,0 dianggap "normal" (setara dengan 20/20 di AS). Hasil 0,6 berarti penglihatan Anda berfungsi tetapi tidak sempurna, khususnya Anda dapat membaca pada jarak 6 meter apa yang dapat dibaca oleh orang dengan penglihatan sempurna pada jarak 10 meter (rasio 6/10). Ini umumnya terlihat pada anak-anak berusia 3-4 tahun, tetapi pada orang dewasa, ini menunjukkan perlunya koreksi ringan.
- f2 / Silinder (Astigmatisme): Meskipun "f2" bukanlah singkatan universal standar (seperti SPH atau CYL), ini sering muncul dalam laporan klinis tertentu yang merujuk pada fokus mata atau pengukuran astigmatisme (silinder). Nilai 0,6 mungkin menunjukkan astigmatisme ringan atau kesalahan refraksi tingkat rendah.
Apakah ini buruk? Hasil 0,6 tanpa koreksi biasanya menunjukkan cacat penglihatan ringan (biasanya -0,50 hingga -0,75 diopter). Anda mungkin tidak memerlukan kacamata untuk semua tugas, tetapi Anda mungkin mengalami penglihatan kabur atau kelelahan mata saat melakukan pekerjaan detail, mengemudi di malam hari, atau membaca dari jarak jauh.
Contoh lagi,
Hasil tes mata Anda:
Corrected S -2,00 C -0,75 × 70 (1,0)
Berikut artinya:
- 1️⃣ S -2,00 (Sferis)
Ini berarti Anda memiliki miopia (rabun dekat) -2,00 diopter.
Anda dapat melihat objek dekat dengan jelas, tetapi objek jauh (seperti rambu jalan) tampak buram.
-2,00 dianggap sebagai miopia ringan hingga sedang.
- 2️⃣ C -0,75 (Silinder)
Ini menunjukkan astigmatisme sebesar -0,75 diopter.
Astigmatisme berarti kornea Anda tidak sepenuhnya bulat, menyebabkan penglihatan sedikit terdistorsi atau kabur.
-0,75 adalah astigmatisme ringan.
- 3️⃣ × 70 (Sumbu)
Sumbu (70 derajat) menunjukkan arah/sudut koreksi astigmatisme.
Ini bukan tentang tingkat keparahan — hanya orientasi.
- 4️⃣ (1,0)
Ini biasanya berarti ketajaman visual 1,0, yang sama dengan penglihatan 20/20 setelah koreksi.
Jadi dengan kacamata/lensa kontak, penglihatan Anda dianggap normal.
Contoh lagi,
"0,2 uncorrected" dalam tes mata biasanya mengacu pada skor ketajaman visual 0,2 LogMAR (Logarithm of the Minimum Angle of Resolution) yang diukur tanpa kacamata atau lensa kontak.
Berikut penjelasan artinya:
- Apa arti 0,2 LogMAR?
Tingkat Ketajaman Visual: 0,2 LogMAR setara dengan sekitar 20/32 atau 6/9,5 dalam ketajaman visual Snellen.
Interpretasi: Ini sedikit di bawah penglihatan "sempurna" standar (0,0 LogMAR atau 20/20) tetapi sering dianggap "mendekati normal" atau hanya sedikit terganggu.
Apa Itu J4, J3, J2 dan J1 DLL
Contoh kita ambil J4,
Skor J4 yang berstatus uncorrected (tidak terkoreksi) dalam tes mata menunjukkan gangguan penglihatan dekat yang ringan hingga sedang. Artinya, tanpa kacamata atau lensa kontak, Anda tidak dapat membaca tulisan terkecil (yang biasanya J1 hingga J3) pada jarak dekat standar (sekitar 14 inci atau 35 cm). Makin besar angkanya maka makin besar ukuran tulisannya, sehingga J4 lebih besar dibandingkan dengan J2.
Detail Penting Tentang Penglihatan Dekat J4:
Definisi: J4 adalah pengukuran pada kartu Jaeger yang digunakan untuk menilai ketajaman penglihatan dekat, di mana angka yang lebih rendah (J1, J2) menunjukkan penglihatan yang lebih baik dan angka yang lebih tinggi (J7+) menunjukkan gangguan yang lebih besar.
Artinya: Pada tingkat J4, Anda mungkin dapat membaca tulisan standar yang lebih besar, tetapi teks yang lebih kecil (seperti pada botol obat, tulisan kecil dalam kontrak, atau menu telepon) mungkin tampak buram atau sulit dibaca.
Contoh mari bahas mengenai J3
Dalam tes penglihatan dekat Jaeger (J), J3 sesuai dengan ketajaman visual 20/40 dan setara dengan ukuran font sekitar 6 poin.
Ukuran: Teks J3 dirancang untuk dibaca pada jarak sekitar 14 hingga 16 inci (36–40 cm).
Setara: Ini kira-kira setara dengan font 6 poin, yang sering digunakan untuk iklan baris surat kabar atau direktori telepon.
Konteks: Sementara J1 (seringkali font 3-4pt) mewakili penglihatan dekat "normal" atau 20/20, J3 menunjukkan bahwa teks yang sedikit lebih besar dan lebih diperbesar diperlukan untuk pembacaan yang jelas.
Skala angka J umumnya meningkat seiring dengan peningkatan ukuran cetak, dengan J1 sebagai yang terkecil dan J16-J20 sebagai yang terbesar.








