Wednesday, October 7, 2009

Perubahan Algoritma Google Panda Terbaru 2011

Bagi anda yg sering menghabiskan waktunya menekuni dan melakukan research tentang SEO mungkin setidaknya anda pasti sudah tau tentang perubahan besar algoritma yang dilakukan Google pada February kemarin (2011). Disebut sebagai Google Panda Update, Google telah melakukan beberapa perubahan besar yang telah berdampak pada Google bagian US dan kabarnya bagi yg berada di luar US pun tinggal menunggu giliran.


Perubahan ini juga telah membuat para bisnis dan penulis online dengan websitenya menjadi gelisah. Banyak org melaporkan bahwa statistik pengunjung situs mereka menurun drastis. Anda bisa mengeceknya melalui Google Analytic untuk mengetahui apakah anda salah satunya yg sudah di ‘hit’ oleh panda tersebut.

Bagi website yang sepenuhnya mengharapkan pengunjungnya datang dari Google, maka hilangnya halaman mereka dari dua halaman paling depan mesin pencari Google (dimana menurut para survey lebih dari 95% para pencari hanya akan bertahan pada dua halaman tersebut) bisa diartikan sebagai “Skak” atau bahkan “Skak Mat”. Pada bulan Februari kemarin Google juga telah merilis Chrome browser extension yang dinamakan Personal Blocklist. Fitur ini dapat digunakan untuk memblokir situs2 yang anda tidak suka yang tampil pada browser anda. Dengan melakukan ini anda juga sebenarnya sedang membantu Google untuk menyaring situs2 yg ‘menjengkelkan’.

Google (dan internet secara keseluruhan) sedang bergerak menuju Web 3.0 dan oleh sebab itu mereka sedang berusaha mempercanggih teknologinya ke arah sana. Salah satu perubahan yg dilakukan Google dimaksudkan untuk membuat Google search result lebih efektif, bermanfaat dan terhindar dari berbagai situs spam maupun situs-situs yg tidak berkualitas.

Michael Wysz, salah satu anggota team dari Google Product Quality yg bekerja dengan para webmasters memberi masukan untuk para penulis maupun bisnis online yaitu untuk membuat konten yang berkualitas adalah yang paling utama untuk mencegah ditendangnya oleh sang panda. Menurut Google, panda update sebagian besar dirancang untuk memberi ranking yg lebih baik pada situs yg memiliki konten yg original dan informatif sekaligus menyeret turun website2 yg memiliki banyak 'spammy backlinks'. Google juga menambahkan bahwa konten yg tidak berkualitas dapat mempengaruhi rangking situs tersebut secara keseluruhan.

Google juga menggunakan sistim ‘berapa lama si pengunjung berada pada halaman website anda’ untuk menentukan nilai value sebuah halaman atau website. Ini bisa diibaratkan seperti Google telah memasang stopwatch pada tiap halaman website dan ketika Google menampilkan halaman anda pada visitor maka stopwatch itupun akan mulai berhitung. Lebih lama si pengunjung melihat halaman situs anda maka Google akan menganggap bahwa halaman website tersebut adalah website berguna. Jika si pengunjung tidak tertarik dan langsung menutupnya maka pengunjung tersebut telah otomatis nge-vote bahwa halaman situs anda tidak berkualitas. Faktor lain yg ikut berpengaruh yaitu berapa persen pengunjung anda yg tertarik untuk balik lagi ke website anda dalam jangka waktu tertentu.

Konten sebuah halaman dan title tag yg tidak sesuai juga bisa membuat sang panda marah. Keyword stuffing atau penggunaan kata kunci yg berlebihan sebaiknya diperbaiki. Jika halaman anda terlalu banyak konten2 copyan dari halaman lain anda dalam satu situs, anda sebaiknya menghapusnya atau memperbaikinya (dan bisa di 301) atau blok dari Google dengan robot.txt. Anda juga bisa menyisipkan tag rel=canonical untuk halaman ‘dupe’ untuk memberitahu Google bahwa halaman tersebut jgn dianggap sebagai halaman dupe.

Google Webmaster Tools menyarankan agar kita tidak meletakkan terlalu banyak javascript dan ‘lookups’ untuk mempercepat loading time halaman web.

Kata kunci atau keyword seharusnya terdapat pada nama domain dan URL ataupun nama file (spasi diganti menjadi hyphen). Keyword2 anda juga sebaiknya digunakan secara benar pada title tag (10 – 60 huruf), description meta tag (kurang dari 200 huruf) dan keyword meta tag (kurang dari 10 kata). Tiap kata di keyword meta tag harus terdapat di bagian body halaman, jika tidak Google akan men’cap’nya sebagai halaman yg tidak saling berhubungan. Tiap kata pada keyword meta tag ini juga tidak disarankan terdapat lebih dari dua kata.
Kata kunci pada H1 – H3, link atau anchor texts juga bagus untuk SEO.

Usahakan size di tiap file halaman tidak melebihi 100k, file size yg kecil (kurang dari 40k) dikabarkan lebih disukai oleh search engine dan pada tiap halaman tidak disarankan terdapat lebih dari 100 link out oleh para pakar SEO.

Menurut artikel dari para pakar SEO, “panda slap” atau “gamparan dari si panda” tidak di aplikasikan ke satu situs melainkan pada halaman2 yg melanggar saja. Jadi anda bisa perhatikan pada statistk analytics anda bahwa sebagian halaman2 anda mungkin akan turun drastis pada rangking search engine dan yg lain tidak atau bahkan malah naik.

Selain dari itu, peraturan peraturan lama masih tetap berlaku seperti backlink tetap merupakan salah satu strategi terampuh untuk menaikkan posisi di mesin pencari. Larangan2 lama seperti autoblogging atau situs yg dibuat hanya untuk keperluan adsense (atau situs yg terlalu banyak iklan) adalah tindakan yg selalu tidak dianjurkan oleh sang mesin pencari raksasa Google. Banyak website artikel submission terkenal juga terkena dampaknya seperti Ezinearticles.com, Hubpages.com, Squidoo.com dll. Maka dari itu mereka juga merencanakan penghapusan sebagian dari ads mereka seperti kontera dll karena merasa terancam oleh panda.

6 comments:

  1. Iya ya bos ... Google panda telah sampai ke mana-mana. Saya termasuk kena hit .....
    Kini saya bikin blog baru......
    Lebih mudah bikin baru dari pada memperbaiki yam lama untuk masuk SERp....
    Thank......

    ReplyDelete
  2. kemarennya kalau baca postingan begini saya masih pede karena pv dari statistik masih menunjukkan angka terendah 2500-3000 perharinya. Tapi hari ini tak lebih dari perseratusan saja. Tips ini akan saya coba. Thanks gan. beginilah kalau kita terlalu bergantung kepada yang lain termasuk si panda gila yang besar perut itu.

    seertinya harus memulai dari awal lagi. link link dari luar ternyata tidak berpengaruh

    ReplyDelete
  3. Tahun ini algoritma google panda juga diperbarui, hmm makin susah dan rumit saja langkah optimasi seo sekarang ini

    ReplyDelete
  4. makasih sobatas informasittg google panda ini yang menjengkelkan

    ReplyDelete
  5. sekarang malah ada algoritma pengiun dan dinosaurus

    ReplyDelete