Di Photoshop, kadang kita bingung dengan apa yang seharusnya kita pilih dalam ukuran gambar yang akan kita edit karna begitu banyak pilihan yang ada seperti cm, pixel, inches, points dan sebagainya.
Contohnya seperti centimeter dan pixel, apa perbedaan antara mereka berdua, dan yang mana yang seharusnya kita pilih. Satuan ukuran yang tepat (piksel atau cm) bergantung pada tujuan penggunaan gambar yang akan diedit. Untuk gambar yang ditujukan untuk keperluan tampilan elektronik (seperti situs web, media sosial, atau presentasi digital), piksel adalah standarnya. Sedangkan gambar yang ditujukan untuk dicetak, sentimeter (atau inci) lebih relevan, terutama jika mempertimbangkan dimensi fisik dan resolusi cetak (DPI/PPI).
Misalnya, layar Full HD (High Definition) biasanya beresolusi 1920x1080 piksel.
Oleh karena itu, mengatur ukuran dokumen Photoshop dalam piksel (misalnya, 1920x1080 untuk wallpaper Full HD) memastikan gambar akan ditampilkan dengan benar di layar target.
Jika tidak ada yang mengerti apa itu High Definition (atau bahasa Indonesianya 'Pengertian Tinggi'), istilah ini mengarah kepada kualitas gambar atau video yang memiliki resolusi lebih tinggi dibandingkan dengan SD atau Standard Definition. Ini tentunya gambar atau video dalam pola HD akan lebih tinggi sehingga menunjukkan gambar yang lebih terang, tajam, dan mendalam.
Untuk pencetakan, Anda perlu mempertimbangkan ukuran fisik hasil cetak (misalnya, kartu nama, poster, atau cetakan foto). Ukuran dokumen biasanya diatur dalam sentimeter (atau inci) agar sesuai dengan dimensi cetak yang diinginkan.
Untuk memilih ukuran gambar terbaik di Photoshop, Anda perlu mempertimbangkan tujuannya: untuk dicetak atau ditampilkan di layar. Untuk dicetak, resolusi 300 DPI (dots per inch) umumnya disarankan, sementara resolusi layar biasanya 72 DPI.
Photoshop juga memungkinkan Anda untuk mengkonversi ukuran editan yang ada ke piksel, sentimeter, inci, dan unit pengukuran lainnya sehingga sangat praktis untuk mengubah ukuran hanya dalam sekejap.
Apa Itu RGB Color & Bedanya Dengan CMYK
RGB (singakatan dari Red, Green, Blue) ialah model warna aditif yang memakai cahaya untuk memunculkan warna di perangkat elektronik seperti televisi, komputer, dan layar HP. Tampilan yang dihasilkan oleh warna RGB ini vibrant dan cerah dengan mencampuri tiga warna dasar ini dalam berbagai intensitas, yang cocok untuk media digital, video dan situs web.
Ketika tiga warna ini disatukan pada intensitas maksimal maka akan menghasilkan warna putih. Model RGB ini bisa menampilkan sekitar 16 juta warna, jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan model CMYK yang dipakai untuk hasil cetak fisik (printing/percetakan).
CMYK singkatan dari Cyan, Magenta, dan Kuning. Pallete ini sering menjadi pilihan buat para desainer yang ingin membuat produk fisik atau cetak seperti baliho maupun poster dan sejenisnya. Jika ketiga warna utama RGB yang digabungkan menjadi warna putih, berbeda dengan CMYK yang warna utamanya jika digabungkan maka akan menjadi warna hitam.




No comments:
Post a Comment