Friday, May 15, 2009

Batu darah (bloodstone).

Batu Darah (Bloodstone)
Batu darah mempunyai nilai keras 6.5-7 berdasarkan daftar keras Mohs. Batu darah dengan akik darah berbeda. Warna batu darah hitam berkilau dan terdapat bercak-bercak merah seperti darah dan batu ini terasa berat jika dipegang.

Legenda menyatakan batu darah terciptakan dari darah Yesus yang menetes jatuh kebawah di tempat dimana Dia disalib. Salah satu sumber lain menyatakan bahwa nama batu darah ini berasal dari kemampuannya untuk menghentikan dan menyerap darah yang sedang mengalir dari luka, bahkan jika batu ini dikenakan air sedikit dan digosok ke tangan maka batu darah tersebut akan meninggalkan cairan merah seperti darah. Untuk membedakan batu darah yang asli dengan yang palsu dipercaya sangat mudah yaitu gosokkan batu itu ke permukaan porselin yang kasar seperti belakangnya piring dan jika batu itu meninggalkan garis-garis merah maka batu itu asli batu darah, jika tidak kelihatan goresan merah maka batu darah itu hanya batu kaca belaka.

Kegunaan atau manfaat
Batu darah dipercayai memiliki pengaruh-pengaruh antara lain memperpanjang umur, membawa keberuntungan, penawar rasa sakit, memberi semangat dan menolak racun.

Dalam sisi astrology, zodiac dan hadiah pernikahan
Batu darah dijadikan batu khusus atau batu yang cocok untuk batu kelahiran bulan Maret. Dalam dunia astrology atau perbintangan batu darah dihubungkan dengan zodiac Aries, Pisces dan Scorpio.



Jenis batu-batuan lainnya antara lain:
Batu Garnet (Batu Biduri Delima) | Batu Amethyst (Batu Kecubung Kasihan) | Batu Aquamarine (Batu Biru Laut) | Batu Intan (Berlian) | Batu Zamrud | Batu Mutiara | Batu Mirah (Ruby) | Batu Peridot | Batu Safir | Batu Opal (Batu Kalimaya) | Batu Topaz (Batu Ratna Cempaka) | Batu Pirus (Turquoise) | Batu Giok | Batu Darah | Batu Biduri Bulan (Moonstone) | Batu Chrysoberyl | Batu Yakut (Zircon) | Batu Tourmaline | Batu Amber (Barnsteen) | Batu Spinel | Batu Jenis lain-lainnya.

No comments:

Post a Comment